CIRI KEBAHASAAN CERPEN
CIRI KEBAHASAAN CERPEN
Cerpen memiliki karakteristiknya yang dapat dikenal dari bahasa yang digunakan di dalamnya. Ciri kebahasaan dari cerpen adalah sebagai berikut:
1. Menggunakan kata sifat yang mendeskripsikan pelaku seperti penampilan fisik juga kepribadian tokoh yang diceritakan dalam cerpen
misalnya sosoknya tinggi atau perawakannya gagah, rambutnya beruban dan sifat tokoh lainnya.
2. Menggunakan kata keterangan untuk mendeskripsikan latar waktu tempat dan suasana.
Contoh : di pagi hari yang cerah, di kebun bambu yang rimbun dengan dedaunan dan lain sebagainya.
3. Menggunakan kalimat langsung dan juga tidak langsung untuk penulisan dalam percakapan di dalam cerpen
4. Menggunakan kata-kata kiasan atau konotatif.
Seperti : dewi pagi yang berarti matahari, surga dunia yang berarti merujuk pada tempat-tempat hiburan atau pariwisata.
5. Bahasa yang digunakan tidak baku dan tidak formal.
6. Bisa menggunakan gaya bahasa Perbandingan, per CIRI KEBAHASAAN CERPEN
Cerpen memiliki karakteristiknya yang dapat dikenal dari bahasa yang digunakan di dalamnya. Ciri kebahasaan dari cerpen adalah sebagai berikut:
1. Menggunakan kata sifat yang mendeskripsikan pelaku seperti penampilan fisik juga kepribadian tokoh yang diceritakan dalam cerpen
misalnya sosoknya tinggi atau perawakannya gagah, rambutnya beruban dan sifat tokoh lainnya.
2. Menggunakan kata keterangan untuk mendeskripsikan latar waktu tempat dan suasana.
Contoh : di pagi hari yang cera tentangan, pertautan maupun perulangan.
Untuk lebih memahami ciri kebahasaan yang ada dalam cerpen berikut ini disajikan contoh cerpen :
Nama saya Dafi. saya merupakan seseorang anak kilang minyak yang kaya raya, hidup saya elegan, apa saja yang saya ingin tentu bisa, tetapi kalo permasalahan sahabat ataupun teman saya gak bisa, sebab apa? saya tidak memiliki sahabat ataupun teman di sisi saya, karena saya orangnya pendiam dan jutek.
Waktu itu saya sekolah di suatu Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) swasta. Waktu mos saya bisa punya sahabat tetapi cuman sebentar karena saya pendiam, sulit buat berteman. Setelah 2 jam sehabis mos saya juga menemukan kelas baru bersama anak- anak lainnya.
Waktu itu terdapat orang mendekati saya, namanya Alif ia anak kurang tanggap tetapi ia banyak teman waktu MOS. Alif mendekati saya sebab ia kasihan sama saya tidak memiliki sahabat.
Alif saat itu mendekati saya dengan membagikan saya santapan. Saya juga saat itu pertama-tama sombong tetapi karena ia memaksa akhiranyapun saya menerima santapan dari nya, saya juga mulai bergaul dengan nya.
Keesokan harinya saya diajak ke rumah nya, Alif adalah anak yatim bapak nya wafat karena terkena sakit stroke. Pada waktu itu ingin membawa ke rumah sakit tetapi karena terkendala tidak memiliki duit buat ke rumah sakit maka bapak nya dirawat dirumah.
Selang seminggu setelah itu penyakit bapak nya kambuh lagi serta penyakit nya kian parah. Dan pada akhirnyapun bapak alif terpanggil oleh yang maha kuasa. Alif pun masih juga tidak yakin bapak nya pergi untuk selamanya.
................
Jawablah pertanyaan berikut ini !
1. Tentukan tiga kata sifat yang terdapat dalam cerpen tersebut!
Jawab : kaya raya, elegan, jutek
2. Tentukan dua kata keterangan yang terdapat dalam cerpen tersebut!
Jawab : Keesokan harinya, Selang seminggu setelah itu ( keterangan waktu )
3. Sebutkan contoh penggunaan bahasa yang tidak baku/tidak formal dalam cerpen tersebut !
Jawab : gak bisa, cuman, duit
Latihan Soal Ciri Kebahasaan Cerpen
Tak Konsisten
Terdengar bunyi alarm begitu keras mengusik tidur agus yang begitu terlelap. Dia mengeliat menahan rasa kantuk. Kemudian dia membuka matanya secara perlahan.
Comments
Post a Comment